Cara Mengikuti Sidang Tilang di Pengadilan Negeri

Cara Mengikuti Sidang Tilang di Pengadilan Negeri – Jika melanggar Rambu-rambu lalu-lintas biasanya memang kita di tilang oleh Polisi dan disuruh untuk mengakui kesalahan sekaligus membayar denda akibat pelanggaran yang dilakukan, namun untuk mengklarifikasi atau melakukan pembelaan bisa dilakukan dengan mengikuti sidang di pengadilan, begitu juga jika hanya sekedar membayar denda saja bisa dilakukan disana. Disini Bercara akan memberikan Paduan bagaimana Cara Sidang Tilang di Pengadilan, namun sebelum itu mari kita bahas lebih detail mengenai penilangan.

Ditilang karena kita menyalahi aturan di jalan raya, berlaku untuk semua pengendara kendaraan bermotor dari roda dua, tiga, empat baik pribadi maupun kendaraan umum. Biasanya yang sering terjadi adalah pelanggaran berupa Menerobos Lampu merah, Kendaraan yang tidak lengkap, Tidak menggunakan pengaman (Helm/Sabuk pengaman), kendaraan tidak dilegkapi surat dan yang lainya.

Jika melanggar, tentu kita diberikan penilangan, pak Polisi biasanya akan menjelaskan dan meminta konfirmasi penilangan, kemudian kita diminta untuk mengakui kesalahan dan mengupayakan supaya tidak diulangi lagi plus harus membayar denda tilang, maka STNK juga ditahan sebelum membayar denda.

Jenis-jenis Tilang

Dalam Penilangan kita akan diberikan dua surat tilang yakni slip yang berwarna merah dan slip yang berwarna biru, berikut adalah detailnya:

  1. Surat Tilang Merah – Untuk membayar denda dan Untuk mengikuti sidang.
  2. Surat Tilang Biru – Untuk membayar melalui Tranfer BankĀ (BRI) atau POS Indonesia.

Nah, untuk yang membayar denda langsung bisa dilakukan bersama Polisi (sidang diwakilkan Polisi), besaran denda tergantung kesalahan. Tetapi, kita juga diberi opsi untuk membayar dengan Transfer atau Mengikuti sidang (biasanya denda lebih rendah). jadi Surat Tilang yang diberikan juga berbeda-beda, disini Bercara akan memberikan paduan untuk bagaimana mengikuti Sidang Tilang.

Cara Mengikuti Sidang

Setelah kita diberikan Surat Tilang berwarna Merah saat di tilang, surat tersebut berguna untuk mengarahkan terdakwa untuk bersidang di pengadilan, membayar denda dan mengambil STNK atau surat-surat yang ditahan. Di kertas surat sudah ditulis waktu sidang akan dimulai, kapan dan dimana, contohnya adalah surat tilang dibawah ini:

Surat Tilang berwarna Merah

Surat Tilang berwarna Merah

Disitu disebutkan sidang tilang akan dilakukan pada tanggal 21 Oktober 2016 pukul 08:00 WIB di Pengadilan Negeri Sleman.

Setelah dapat Surat Tilang dai Polisi, kita sudah diizinkan untuk melanjutkan perjalanan. Surat tilang itu tadi selain berguna untuk mengurus saat sidang juga bisa berfungsi sebagai pengganti sementara STNK/surat yang ditahan.

Mulai sidang,

Setelah datang waktu sidang, silahkan untuk datang tepat waktu berdasarkan jam yang ditentukan, biasanya pengadilan akan memberi tolerir sekitar setengah jam sampai satu jam, jika lewat biasanya pintu sidang akan di tutup (mungkin bisa berbeda pada setiap pengadilan negeri).

Silahkan menuju Pengadilan Negeri yang tertera dalam surat, kemudian setelah sampai, tukarkan terlebih dahulu Surat Tilang dengan nomor urut persidangan pada pos yang sudah disediakan kemudian tunggu giliran.

Nomor Antrian Sidang

Nomor Antrian Sidang

 

Menunggu Proses Sidang

Orang-orang yang Menunggu Proses Sidang

Setelah sampai di nomor urut, silahkan masuk ke ruang sidang, dengarkan apa yang dibacakan oleh hakim.

Perlu di catat, Sidang tidaklah begitu lama, karena setiap sidang biasanya berisi sekitar 30 orang.

Proses Sidang Tilang di Pengadilan Negeri

Proses Sidang Tilang di Pengadilan Negeri

Setelah ketok palu, putusan disepakati artinya sidang selesai maka selanjutnya kamu bisa meninggalkan tempat sidang dan melanjutkan pembayaran denda sekaligus mengambil STNK yang ditahan.

Antri Membayar denda dan Pengambilan STNK

Antri Membayar denda dan Pengambilan STNK

Selesai, STNK atau Surat-surat yang ditahan sudah kembali. Semoga kita yang melanggar bisa mengambil pelajaran untuk tidak melakukan pelanggaran lagi.

Pada kesimpulanya, Sidang Tilang di Pengadilan sangatlah mudah dan tidak rumit. Jangan takut untuk melakukan sidang, jikapun merasa tidak bersalah juga bisa melakukan pembelaan di persidangan. Sebagai warga negara yang baik hendaknya kita mengikuti Undang-undang yang berlaku, tidak perlu Menyuap polisi yang juga sering melakukan Pemungutan liar (Pungli) dengan menawarkan opsi damai. Sidang aja!

Keuntungan Mengikuti Sidang daripada membayar denda langsung

Paduan ini diberikan berdasarkan dari pengalaman admin Bercara sendiri, kurang lebih saya menyimpulkan bahwa mengikuti sidang di pengadilan memiliki banyak keuntungan diantaranya:

  • Lebih introspeksi diri terhadap kesalahan.
  • Membiasakan kita untuk mentaati hukum sesuai prosedur yang berlaku.
  • Menghindari Pungli atau minimal korupsi yang menguntukngkan satu pihak dan merugikan negara.
  • Biasanya kisaran denda lebih murah.

Mungkin itu saja Paduan tentang Cara Mengikuti Sidang Tilang di Pengadilan Negeri yang bisa Bercara tulis, jika teman-teman memiliki kesulitan dan ada yang hendak di tanyakan silahkan untuk mengontak kami dan apabila dalam tulisan ini terdapat kesalahan mohon untuk menyampaikan ralat di laman Laporkan Kesalahan. Semoga bermanfaat!

Cara Mengikuti Sidang Tilang di Pengadilan Negeri | hendri29 | 4.5